Masih di Pulau Kalimantan, tepatnya di Provisi Kalimantan
Tengah, (still stay here) dalam 1-2 bulan terakhir ini kondisi cuaca di Kota
Palangka Raya hampir serupa dengan cuaca yang ada di beberapa kota besar di
Indonesia, cenderung dingin, berawan, ketika malam dan cerah ketika siang,
berasa dingin terus pokoknya ngga kaya biasa, mungkin karena kalo siang saat
panas posisi sedang dibawah AC Kantor hehe.
Saat cuaca seperti ini akhir Bulan Pebruari kemarin kegiatan
aku dinas ke Kabupaten Seruyan, tepatnya di Kuala Pembuang, Kalteng. Kalau dulu
berasa semangat banget dinas kesana sini, tapi sekarang nggak sesemangat biasa
karena aku perempuan sendiri, It means aku di kamar sendirian, dan mau itu
hotel bagus, tidak bagus, layak, tidak layak tetep aja menurut aku horror………………………………………………
Skip sudah bt dah
Perjalanan yang dibutuhkan dari Palangka Raya ke Kabupaten
Seruyan kurang lebih 8 jam, istirahat dulu di Sampit seperti biasa. Perjalanan
yang seperti sebelum-sebelumnya, kebun tidak beraturan, bukit, tanah lapang,
beberapa keramaian desa, tanah merah, rumah-rumah panggung ala setempat.
Sampai Sampit, seneng banget karena kita akan mampir ke
tempat makan yang so yummy, all about seafood, paling favorit adalah Ikan
Jelawat telor asin, etdaaah lezat tiada taraaa…
Kalo ke Sampit nggak ada rasa kalau ngga cerita soal masa
dulu, jiwa ini secara otomatis terbawa ke latar tahun 2001. Kawasan yang
terkenal setelah Palangka Raya di tanah Kalteng ini. Makan-makan enyaaakkkk…. Tanpa
sadar, makan selesai, dan perjalan lanjut ke Kuala Pembuang.
