Saturday, July 23, 2016

Danau Biru (atau Danau Apalah) PENDAHARA KASONGAN, PALANGKA RAYA, Kalteng (26 Juni 2016)

Tempat wisata dan tempat hiburan disini menurut aku memang kurang terekspos, ada sih, namun menurut aku masih kurang. Menurut aku pribadi nih sebagai pendatang, memang kalo misalnya jalan-jalan siang keluar memandang indahnya awan di Kota Cantik ini perlu mengikhlaskan tubuhnya amat berkeringat dan kulitnya menghitam, so, perlu banget bawa payung, topi atau bahkan kipas tangan untuk melindungi kamu dari hal-hal yang aku sebutin tadi.

Berawal pingin eksplor Kota Palangka Raya, ngga cuma Tugu Soekarno atau Susur Sungai, Aku (Vina Egiane), Mba Mina, Abram dan Alvie memberanikan diri mendatangi orang Kasongan (read: Mas Anhar) sebenernya bukan orang Kasongan sih, do’I pendatang juga, cuma kawasan kerja sidin disana, sidin juga tau lokasi yang bakal kita datengin “Danau Biru” Pendahara Kasongan.

Perjalanan ke Kasongan sekitar 1 jam, dilanjut ke jalan yang dituju sekitar 45 menit, total 2 jam kurang 15 menit. Terkantuk-kantuk perjalanan kesana, amat sangat. Hehehe

Akhirnya Mas Anhar sudah nunjuk-nujuk sekitar 500 meter lagi kearah kanan, disana ada 1 mobil Juke merah, tidak ada tugu atau tempat pembelian tiket tanda ada sesuatu yang indah disana, hanya ada jalan beraspal dengan bahu jalan penuh pasir putih dan kerikil. Kami pun parkir tepat dibelakang mobil Juke merah tepat dibahu jalan beraspal, untuk mencapai danau tersebut perlu melewati kayu penyebrangan selokan kering tanpa air dengan kedalaman satu meter.





 Indaaaaaaaaaaaaaaaaah banget… ngga nyangka banget ada tempat seindah ini di Kasongan.. lope lope deh


Beneran biru…

Asal muasal Danau ini sih menurut komen pada foto postingan di Instagram aku,
“sebenarnya itu awalnya cuman bekas galian buat timbunan jalan ka, dan lubangnya ada 3 dulu. Itu semua keisi oleh air hujan dan ngga tau kenapa airnya jadi berwarna biru … karena banyak sekali pengunjungnya. Jadilah inisiatif ayah saya untuk memperbesar lubangnya dan manjadikannya satu kaya danau gitu”

Ada lagi yang bilang danau ini dulunya tambang emas, kalo  memang iya tambang emas, dahsyat sekali ya tanah air kita ini, lautannya yang kaya akan penghuni bermanfaat bagi kelangsungan hidup manusia, daratan atau pulaunya yang kaya akan hasil bumi luar biasa. Masya Allah, nikmat mana yang lagi yang engkau dustakan.


Danau yang berada di Desa Tewang Rangkang

No comments:

Post a Comment