Thursday, November 25, 2010

Aku KehilanganMu


Denting lingkaran waktu berdetik, tik, tik, tik. Bola mataku berucap ketika jarum sepanjang  1,5 senti mulai terhenti diangka 2 bulatan kecil berhimpit, delapan, aku ingat angka itu, angka yang membuatku tiba-tiba membisu, dihadapan jam berwarna pink yang mulai pudar itu, dirinya mulai menghantui pikiran yang mulai melayang entah kemana. Ku lepas kaca transparan yang terpasang dihadapan mataku. Di sudut mata, ku menyeka butiran bening yang mengalir. Entah mengapa ku ingin bertemunya lagi.

“yah, warna favoritku biru, bukan pink!”, protesku ketika ayah memberi suatu barang yang mencerminkan sisi kewanitaan itu.

Dengan setting gunung datar yang melebar ke samping serta helaian kabut tipis yang memudarkan gunung, terlihat amat jelas kuasa Tuhan yang memberiku kesempatan untuk pergi ke tempat ini bersama seorang yang aku cintai. Kini ku berada di balik pagar-pagar kayu yang tidak terlalu tinggi. Sesaat ku melihat sekeliling, akhirnya ku tertuju pada danau berasap yang luar biasa indahnya, aku takjub melihatnya.
Langkah kaki itu jelas terdengar mendekatiku. Itu ayahku, tak biasanya beliau mengajakku ke tempat seperti ini.

“kali pertama kamu kesini ya Win?”, aku tercengang mendengarnya.

“iya, eh ini tempat apaan yah?”, kataku kegirangan.

“masa kamu ngga tau Win, ini tuh gunung!haha ”, ayah tersenyum puas yang membuat ku agak kesal.

Ku menarik nafas sekuat mungkin untuk menjawab pertanyaan konyol itu, oksigen terasa masuk ke raga ini, segar, dengan sedikit bau belerang.

“iya gunung apa itu yah? Ngga lagi bercanda nih!”, jawabku agak geram.

“anak ayah sekarang udah bisa serius ya.. ini GUNUNG TANGKUBAN PARAHU, anakku”, katanya sambil meraih bahu kananku, dan kini bahu kiriku bertemu dengan bahu kanan ayahku.

“ohh kita lagi di Bandung iya yah?”, ucapaku mulai penasaran.

“iya sayang”, senyuman itu kembali menghiasi wajahnya, entah mengapa ku senang, tetapi hati sangat meringis.

“bagaimana dengan warna pinkmu Win? Masih benci sama warna itu?”, ayah membuka obrolan.

“benci? Aku suka banget yah warna itu, kenapa?”, dahiku berkerut

Ayah tersenyum lagi padaku, dan berjalan menjauhi pagar setinggi pinggulku itu, “ikut ayah nak!”

Aku mengikuti ayah, ayah mendekati kursi kayu yang terlihat sangat tua, tetapi kursi itu sepertinya takkan pernah roboh.

“kenapa dengan warna pink yah?”, kataku melanjutan pembicaraan.

“tidak apa-apa, ingat angka delapan ngga?”, pertanyaan ini membuat ku kalang kabut.

“delapan? Ada apa dengan angka delapan yah? Itu tanggal ulang tahun pernikahan ayah sama bunda kan?”, rayuku padanya. Saatku  ingin melanjutkan perkataanku, aku tertuju pada rambut putih tipis yang mendominasi warna hitam.

“selain itu anakku, 5tahun yang lalu. Saat kamu di SMA, ingat?”, mata ayah berbinar-binar, berharap ku bisa mengingat hal itu. SMA? Aku ingat Medi

Sekilas, kuberpirir keras akan hal itu, apa arti pertanyaan ayah? Delapan? Tanggal aku akan menikah dengan Medi nanti, pacarku dari SMA. Aku pilih angka delapan karena aku ingin seperti ayah dan bunda ku, mempunyai keluarga yang harmonis, itu yang ku dambakan. 2tahun perbedaan umurku dengannya.  Medi sudah dekat dengan bunda, ayah, bahkan keluarga besarku hampir mengetahuinya. Dia dikenal ramah oleh semua anggota keluargaku, tak heran bunda mempercayai Medi untuk menjagaku.

Tapi sekarang aku menunggu Medi yang berada jauh dariku. Sudah lama tak berkomunikasi dengannya, tapi aku sudah terbiasa dengan keadaan ini. Dia melanjutkan pendidikannya ke Amerika. Kita terpisah dengan jarak setengahnya dari bumi. Dia janji akan kembali ke Jakarta untuk menemui keluarga dan aku tentunya. Medi bisa menggantikan ayah untuk menjagaku. Aku berharap dia bisa menepati janjinya.
Setelah ku berfikir...

“3tahun yang lalu aku lulus SMA yah, uh apa ayah lupa?”, tiba-tiba aku memonyongkan bibirku.

“anakku, ayah bingung. Apa kamu pantas mengetahui ini?”, tanya ayah yang kini mulai serius.

Aku tak mengerti maksud ayahku ini. Mengetahui apa? “apa yang harus aku ketahui yah?”

“apa kamu ingat dengan angka delapan? Angka kostum basketmu, angka favoritmu, delapan angka yang tak berputus yah, angka yang tak ada ujungnya seperti angka-angka lain. Bulatan angka delapan. Aku ingin seperti angka delapan, aku ingin berpikir tanpa ujung, delapan bisa mengintropesi diriku. Dan apa kamu ingat, kamu sangat membenci pink?”

Perkataan ayah itu seperti yang pernah aku ucapkan tapi aku tak ingat. Kepalaku sakit, terasa benturan yang bertubi-tubi menghadang kepalaku, flashback yang terus berputar dikepalaku. Aku kini menyadari aku hilang ingatan. Saat dia libur dari kuliahnya, aku dan Medi ke tempat indah GUNUNG TANGKUBAN PARAHU, kita tertabrak truk di daerah sini, ya...gunung datar ini setelah pulang dari tempat luar biasa itu.

“Medi ...” kataku lemah. Aku merintih, sakit, terasa sayatan itu mulai menganga dihatiku.. hatiku hancur.

Setetes air dari langit turun, dua tetes, tiga tetes, gerimis ini menghayutkan pikiranku, kemeja biru pemberian Medi ini mulai ternodai oleh bintik-bintik hujan. Aku ingat, dulu aku menyukai biru, sama seperti Medi, bahkan aku membenci pink. Medi yang memberiku jam pink itu, Medi ingin aku menyukai warna pink. Dia pernah bilang, aku terlihat cantik bila memakai sesuatu berwarna pink, aku tolak pernyataan itu. Tapi sekarang aku menyukai warna pink, Med.

“maafkan ayah sayang, tapi kamu harus ingat dengan semuanya. Apa kamu akan terus mengharapkan Medi? Maafkan dia yang telah ingkar dengan janjinya”, ayah memeluk ku, memayungiku.

Aku sadar, aku masih ingin dilindungi oleh ayahku, aku ingin bersama selamanya dengan ayah dan bunda. Medi... hanya ada dalam mimpiku, dia tak dapat kembali. Ternyata 2tahun aku tak mengetahui keberadaan mu Med, saat kita pulang dari tempat indah ini. Aku melupakan semuanya karena truk yang menabrak kita. Aku hilang ingatan dan aku kehilanganmu.

“yah, aku sudah ingat semuanya”, aku sangat terisak dengan perkataanku itu.
fotoku terahir

Sunday, November 14, 2010

judul resensi : Kehidupan seorang PORPHYRIA

Judul                         : THE MOTEL (pastikan anda tidak bermalam disini)
ISBN                        : 9789791133562
Penulis                      : Ari Z. Nanto
Rilis                          : 2007 
Halaman                   : 122
Penerbit                    : Puspa Swara
Bahasa                     : Indonesia
Harga                       : Rp. 24.000,-  
Ukuran buku            : 115x195mm

Sinopsis


Shhh ! Kamu harus cepat-cepat pergi dari sini...! Ia tersadar dari tidur. Sambil memegangi kepalanya yang terasa berat, ia mencoba mengingat apa yang telah terjadi. "Jangan berisik. Nanti mereka dengar." "Mereka? Mereka siapa?" "Ada rahasia dalam rumah ini." "Maksdunya? Saya benar-benar gak ngerti." "Dengar. Sebaiknya kalian semua segera pergi dari sini. Di sini terlalu berbahaya." "Tapi kami gak mungkin pergi begitu saja tanpa ..." "Maaf. Tapi dua teman non itu sudah ..." Aghhh ... Seandainya kami tak terjebak disini ....




Kehidupan seorang PORPHYRIA
oleh : Vina Egiane


The Motel merupakan novel yang diterbitkan oleh aksara 13, puspa swara, novel ini yang membuat bulu kuduk saya berdiri, merasa jijik, terkaget-kaget, bahkan mengerutkan dahi selama saya membaca novel. Saya fikir hanya ada dalam cerita kartun atau pemikiran manusia saja, tapi ternyata ada seseorang yang mengidap penyakit lebih dari anemia. Pengidapnya bisa-bisa menyuruput darah manusia dengan cara apapun.

Dalam novel ini, si penulis menelusuri keberadaan PORPHYRIA, sejarah tentang para pengidapnya. Ari menokohkan Nyonya Eli sebagai peminum darah segar tokoh-tokohnya. Nenek dari gadis muda berparas cantik bernama Lisa yang memiliki sebuah motel terpencil yang didampingi oleh pembantu Pak Brata dan Bu Brata yang senantiasa menjaga Lisa, anak dari majikannya Pandu Wijaya dan ibunya yang sudah meninggal dunia. Pandu Wijaya seorang dokter yang banyak membutuhkan organ dalam manusia dalam praktek kerjanya, dia jarang berkunjung untuk menjenguk anak dan ibunya di motel tua itu karena sibuk. Memanfaatkan hal ini, Dokter Pandu memerintah Pak Brata membunuh orang-orang yang menginap di motelnya agar dapat mengambil organ tubuh para korban. Sementara darahnya, menjadi santapan setiap hari ibu dari pak dokter itu, Nyonya Eli, dalam hal ini, Bu Brata yang selalu mengantarkan santapan itu ke kamar nomor 13, yang ditempati Nyonya Eli.

Yang lebih menegangkan, pembaca terbawa oleh cerita sebelumnya, yaitu berawal dari sebuah produksi film Young Direction Entertainment akan menggarap sebuah film yang diminati pada jamannya, horor, misteri, dibawah pimpinan Yogi Dirga serta disutradarai oleh Zirwan Rusli seorang sutradara yang sukses dalam menjalankan produksinya itu mengangkat artis baru, Virgil Albinia, Mimi Zerlinda, Irma Robia, si kembar Trista dan Trixie Juno, Addo Farman serta Saladin. Mereka inilah yang terjebak dalam motel terkutuk itu, satu persatu dari mereka mulai menghilang dari motel. Salah satu dari mereka bahkan ada yang melihat temannya terbaring dengan tubuh bagian dada terbuka lebar seperti habis di sayat benda tajam dengan darah mengalir pada sebuah kamar.

Novel horor yang pertama saya baca ini berhasil membuat saya takjub dengan tuturan kata penulis, banyak pengetahuan yang saya ambil dari novel ini, seperti vampir, kehidupan  porphyria, tokoh-tokohnya dan masih banyak lagi.

Disayangkan, novel ini tidak begitu semua orang tau keberadaannya, kecuali para penikmat novel misteri, selain itu, sangat minim peminat novel yang berbau horor, padahal banyak sekali pelajaran yang dapat diambil.
Sebenarnya ada pengobatan bagi para pengidap porphyria, tetapi banyak yang beranggapan salah, yaitu dengan cara meminum darah. Seperti pada novel ini Nyonya Eli, yang bertubuh tinggi besar seperti monster, sifat porphyria yang dimilikinya ini menurun pada cucunya Lisa, dia memiliki gigi taring yang mulai memanjang.

Monday, November 8, 2010

BLOG AKU INI ...

hah ??? APA ?
AKU punya BLOG ?
berlandaskan apa kamu vin punya blog ?

aku blogger amatir yang ga tau musti gimana kalo punya akun blog, liat ... aku ngeposting aja belom pernah ada yang komen, kalo yang liat lumayan lah *itu tandanya kamu belom ngeexplor apa yang ada disekitar vin  hah ?iya gitu ?


aku ga pernah putus asa buat ngemajuin blog aku ini, kya blog terkenal para blogger-blogger yang udah aku liat sebelumnya ...


AYO vin CHEER UP #nyengir tetep follow twitter aku iya :) @vinavenon

Thursday, November 4, 2010

WAJAH YANG PeWe saat baca sms

Hmmm..



pernah liat muka kamu waktu baca sms atau bales sms ??
*hal kecil gitu ngapain diliat vin,
halooo itu bukan hal kecil, itu hal besar, nandaain ekspresi km sama isi sms itu ..
kalo kamu tau muka kamu kaya gimana pas lagi baca sms, pasti ngakak banget deh liat muka sendiri hha (meuren).. hhe 
nih salah satunya gue kalo lagi baca sms, ga banget lah nih muka , ekspresinya aneh-aneh yang bikin gue jadi ngeri sendiri senyum, nangis di depan hp . itu aneh banget kalo ditilik tilik kaya orang gila .hhaha .. 
bener ga ?? pernah ada yang peka sama dirinya sendiri soal ekspresi wajah ????

ok cekidot



[PHOTO DIHAPUS]
 
 wah wah wah . muke gue ga bgt kan :P


BAGAIMANA DENGAN WAJAH ANDA?? ' 

Saturday, October 30, 2010

dari kapan ku suka BASKET :) (?)

Basket .. dari SD aku suka basket, entah kenapa. SD dulu sih ga ada eskul basket, yang ada cuma PRAMUKA yang seragamnya coklat tua sama coklat muda ..setiap pelajaran olah raga pasti aja tanding deh sama SD lain, sampe lutut ini, sikut ini berdarah-darah gara-gara nyium tuh aspal lapangan basket ... kangennya ya Robbi sama SD :')


pas masuk SMP anehnya ga ke pikiran masuk eskul basket. kelas 7 SMP dulu aku balik lagi jadi seorang cewe yang feminim yang peduli sama lingkungan, teman cowo, pergaulan, dan paling anti kalo udah kringetan *so pisan vin kamu itu kan dulu hhe . Yang lebih aneh lagi aku malah masuk eskul PRAMUKA di SMP, ga ada kemajuan kata orang-orang, SD pramuka, SMP pramuka ,,,whaatt ??!!bosen fikir orang-orang. aku juga aneh kenapa kaya gitu, hhaha mungkin udah jalannya seperti itu...

tapi di penghujung kelulusan SMP aku diminta anak kelas buat jadi editor buku kenangan bareng temenku wedelia *nah loh kaga nyambung kan .. bentar dengerin dulu ceritaku sampei selesai, nah sejak itu aku dipinjemin buku kenangan taun lalu sama guru TIK-ku buat contoh bukletnya, di buku kenangan itu banyak foto, nama kakak kelas, alamat, telpon, hp dan banyak lagi, aku iseng-iseng jail ke kakak kelas aku, salah satunya yang kena jail aku adalah teh @inezsurinez hha aku sama kakak kelasku yang satu ini mulai smsan dari SMP ,awalnya SKSD, basa basi busuk,wkwk trus ngomongin sekolah di SMA gimana, ngomongin eskul basket juga yang do'i tekunin sejak SMP.

dan ahirnya taun 2008 aku satu sekolah sama teh inessurines itu .hha itu yang bikin kita tambah deket. iyaaa di SMA aku ikut eskul basket .. impian ku dari SD duluuu ...
latihan bareng sama kakak kelas 12, 11 sama temen-temen kelas 10 juga. cowo sama cewe latihannya barengan, jadwal latihannya selasa kamis, alangkah senangnya dulu awal masuk SMA ..

makin akrab aja sama anak-anak basket, meskipun kita bukan tim yang baik, tapi kebersamaan kita memang tiada duanya ..

naik ke kelas 11 dulu aku mulai ngerasa kehilangan kakak kelas 12-ku teh ea , panggil aja EA ...2 huruf tapi bermakna .. aku sayang sama teteh, kangen sama cara ketawa nya yang bikin orang-orang pada ngakak liat do'i ketawa .. penasaran ???

nah sekarang aku mulai serius sama sekolah ku, aku kelas 12 SMA, main dikurangin belajar ditambahh . haduuuhhh dengernya aja udah malesin banget .. tapiii yaaaa~ itulah RESIKO PELAJAR katakata yang sering aku lontarkan di twitter

ada sedikit kenang-kenangan anak basket SMA-ku  

dulu banget waktu tanding sama SMA lain



ini diambil waktu kita ikut turnamen buat di formulirnya, lupa dimana nya , taun 2009 da di daerah cicalengka gitu~ lupa lupa lupa ..
cuma 13orang yang diikutin


 dari kiri atas aku sebutin iya satu-satu itu ada
RIA, NADIA, GHIZTHA, AMELIA, ABIL, VINA(AKU), ZIA,
NIM, LIA, DEVI, AKU LAGI, ALMIRA, TANNISA,(teh)INEZ



trus waktu maen sama SMAN5 cowo, aku nonton aja . hahah
 tetep narsis

sama amelia


suasana seusai pertandingan





waktu mau foto studiooooo


 my seatmate duingduing (yg berkerudung)
  


tetep curi curi kamera sama tannisa 




dan ini terahir kita (anak basket foto-foto)

 daannn






aku ga punya foto-foto waktu kita latihan basket atau foto pertandingan kita , tapi aku bakal terus inget hal itu tanpa ada bukti fisik yang aku punya . aku sayang anak basket sampei kapan pun, aku ga pernah nyesel punya temen, sobat, kakak kelas, ade kelas, temen-temen semua .. 

Sunday, October 17, 2010

PARAS-ku

kadang rasa SEDIH , BENCI , MARAH , SENANG , BAHAGIA . itu nyampur jadi satu ...
iyaaaahhh seperti yang aku rasain ini ...
aku yakin ini cobaan darimu yaa Robbi ..

tapi aku senang, karena aku kadang bisa kembali tersenyum. mungkin itu karena teman , orangtua aku , keluarga aku , sepupu aku yang masih pada kecil-kecil :D .... itu lah hidup .
tapi prioritas kita adalah TEMAN .. offline maupun online ..

kalo temen offline ,, tatapan langsung kalo ngerasa seneng sedih dan sebagainya itu ..
kalo temen online ,, huh ga usah ditanya .. mereka lah yang selalu bikin kita ketawa sendiri di depan layar laptop , komputer bahkan hape . wah ajaib banget iyaaahh .. atau kamu pernah liat temen kamu nangis sambil bales wall mantannya ?? waaahhh parahh banget iya tu ..

iyaaa salah satunya aku . hhahaha
aku akui aku BT sebetebete nya deh hari ini ..
aku ga bisa ketemuan sama temen-temen offline aku ..
tapi untuk kali ini .. aku buka blog-blog orang dan sedetik duadetik , aku refleks ketawa ngakak , karena liat sesuatu di blog banyak orang itu .. iya itu salah satu format .gif 
aku jadi ter-inspirasi buat bikin ..hhaha
jadi ketawa deh kan .wkwkw
ini foto aku berabad-abad lalu .. heheh baru aku recycle ulang ..
muke gue ,,,





ada lagi nih ..  




biasa aja ya ga ada yang lucu -___-  ??
maaf saya masih amatir ..
makanya ajarin saya ngeBLOG :P

Saturday, October 16, 2010

Tentang-nya

Kamu suka sama seseorang ? ga ada salahnya kamu utarakan sendiri.*wheeee serius ni yeeeee ....
Mengapa ?ntar keburu ilfeel ke dianya . hhaha LOL


ga, yang tadi di atas cuma bercanda ..
relationship? hubungan .. aku ingin ngartiin sesuatu sebagai seorang cewe ... hha gueeeeeeeeee ....

JOMBLO ... sebagian orang suka sama status itu, saking bosennya punya status kaya gitu ahirnya punya cowo juga :)
PENDEKATAN ... masa ini banyak orang suka terburu-buru. mengapa? karena takut merasa bosan kelak mereka berpacaran.
PACARAN ... seneng banget dapet perhatian dari dia.. wah kalah seneng deh dibanding ada yang ngasih duit 1 milyar ... :D
SELINGKUH ... niat pacaran sama gue ga sih lo !! ga nyangka lo kaya gini sama gue ... ini awal permusuhan, ilfeel hmm bisa juga alesan ingin putus atau apalah yang terkadang membuat cinta menjadi benci.. dan benci menjadi cinta yeeaaah love is blind ..
PUTUS ... ada orang yang  senang dengan itu , bahkan ada yang nangis ampe berbulan-bulan.. kedengerannya lebay .. tapi sebagian orang seperti itu .

ok . kalo kalian semua terobsesi ingin punya pacar . punya pendamping hidup *halaaaaahapasiiiih???? hhe HALOOOOO .... Tuhan udah nyiapin semuanya buat kalian, cuma nyari waktu yang tepat aja .sesuai moto ku sekarang LET IT FLOW ! kamu ga sendiri, ada yang nemenin kamu kalo kamu lagi sendiri ...
oiya 1 lagi .. kalo kamu ga mau dijelek-jelekin sama mantan .. kamu jangan ngejelek-jelekin dia juga iya di depan orang lain, rasanya tuh ga enak ......
hhhaha


untuk menghilangkan suntuk, coba baca ini ......




Friday, October 15, 2010

- SEJARAH TWITTER-KU -

bersyukur kepada-Nya karena aku ingin kembali menulis Blogku ini ,setelah sekian tahun :D *lebe

blogku memang belum sebagus seunik semenarik sepopuler sespektakuler se se se pokoknya sama blog terkenal yang udah aku liat sebelumnya. aku ingin seperti mereka :)
kreatifitas . ketekunan . kebiasaan itu mungkin yang membuat para blogger-blogger mempunyai blog yang mereka inginkan .. hhe jadi curhat gini yaaa .. maaf :D hhahah

okei .. kembali ke judul awal ... umurku kini 17tahun lebih sedikit. aku masih remaja yang ingin menikmati indahnya duniawi. kata-kata itu diambil dari guruku, dan setelah ku pikir-pikir itu memang ada benarnya *loh ko jd tetep ga nyambung sama judulnya sih vin??!!! ... eits . tenang dulu dong ..keep smile :) justru ada hubungannya .. APAKAH ITU ???
ok . seusiaku mungkin lagi ngetrend banget iyaa sama dunia maya (DUMAY), ga salah aku punya banyak account (dalam bahasa indonesia dibaca AKUN :)) hha ) jejaring sosial itu ..salah satunya adalaaaaah ... *ahhhh pasti muka buku itu kan vin ??
hmm bukan ko.. terkadang aku jenuh sama muka buku itu alias FACEBOOK kadang suka sepi bangeeet kaya kuburan, malesin suka ga ada notif, kan males tuh !!
akhirnya karena kejenuhan ku itu, aku beralih ke akun twitter-ku yang dulu jarang banget di buka awalnya kupikir apa sih twitter ?? malesin banget lah !!aku ga ngerti sama sekali soal apa itu twitter . apa itu RT apa itu DM apa itu MENTION .. wah banyak banget lah istilah yang bikin bingung ... ampe aku olohok :)) *olohok ???? bahasa sunda itu :D
dan ahirnya awal Februari 2010 aku udah mulei sedikit ngerti soal twitter, padahal dulu aku bikin bulan Agustus 2009 . wow gila kan .ga keurus banget tuh twitter *biasa aj ah vin ... -____-" ........ OKEI never mine lah luar biasa juga ...................


eh bertele tele banget iya gue :D
ok, aku kenalin dulu ah twitter aku


 ini diambil tanggal 15 Oktober 2010
   
dulu sih cuma update status twitter langsung pindah ke facebook , twitter siih dulu cuma jadi pelarian facebook doang, tapi sekarang ??!! aku cinta cintaaaaaa... banget sama twitter *lebay banget ih vin . jangan-jangan udah ga normal ... NORMAL ! .... masih normal gue . masih suka cowo tulen .hhahaha

gambar yang tadi di atas cuma tampilan dari web aja ..
kalo tampilan dari hape yang ini niiihhh,
aku suka pake clien twitter 'tuitwit'



ini TIMELINE-nya 

kalo ngeupdate status ntar bakal ada via, Tuitwit 
orang-orang sih via,uber twitter . *apaan tuh vin udah kaya piala uber aja .hhaha uber twitter tu clien twitter juga , tapi itu khusus untuk BB alias blackberry .. *clien tuh apa vin ?? (cari cing di kamus)



dan baru baru ini kalo online di PC aku pake via, tweetdeck *apalagi vin ??-__-........ sama say itu clien twitter juga .. yang aku tau clien ini lumayan banyak yang pake, jadi aku ikutan pake :p

 tweetdeck - ku




seru banget lah twitter .. aku juga ga tau ampe kapan bosen ke twitter .. 
yang belom punya twitter cepet-cepet punya iya , rame ko . ga bakalan nyesel punya twitter ...
hhehe 
aku lah sebagian orang yang bilang kalo twitter lebih rame dari jejaring yang lain :) 


i LOVE twitter 

Wednesday, July 14, 2010

Aku Masih Kecil tapi Aku Harus Belajar Dewasa

Gemeritik hujan di sore hari yang begitu riuh ramainya suasana, karena jatuhnya tiap tetes air hujan yang dingin ke permukaan bumi yang telah di sinari oleh teriknya matahari di siang bolong tadi. Begitu sangat dingin.
“hujannya deras sayang, kita diem aja dulu disini ya?” ujar Mama yang melihat ke langit.
“iya mah, tunggu aja dulu mah.” balasku
Dari kejauhan guruku dan seorang wanita muda berjalan ke arah ku dan Mama. Wanita itu seperti anak Ibu Dewi.
“Randa, belum pulang? Nunggu ujan ya?”guruku bertanya. Aku hanya tersipu malu.
“ya bu, hujannya besar sekali.” Mama langsung menjawab pertanyaan Ibu Guru yang seharusnya aku jawab.
“ibu, lucu ya Randa, tinggi besar lucu lagi, itemnya lucu ya ,ngga kayak anak kelas 2 SD gede banget? iih.. gemes pingin cubit, boleh?” kata wanita itu menunjukan rasa geregetnya padaku. Aku hanya bersembunyi di belakangan Mama.
“ahh.. Randa memang selalu malu begini, masih kecil. Randa sayang tuh anaknya Ibu Dewi namanya Kak Lia.” kata Mamaku yang membuat aku semakin malu.
“Randa-Randa, ya sudah. Hujannya sudah mulai berhenti, kita pulang yuk!” ajak Bu Dewi.
“Besok sekolah seperti biasa ya, jam 3 sore, sekolah yang dulu belum selesai direhab, sepertinya sekitar 2 minggu lagi selesai.” lanjut Bu Dewi.
Memang 1 minggu terakhir ini sekolahku direhab. Tak salah aku sering sekali kecapean dan jatuh sakit.
Sore itu sudah pukul 5.30, aku bergegas pulang bersama Mama.
Sesampainya di rumah aku melihat perempuan memakai pakaian tidur membukakan pagar rumahku, itu ternyata Kak Chika. Kak Chika menyodorkanku handuk merah bergambarkan kartun kesukaannya Micky Mouse.
“Ayo masuk-masuk, di luar dingin sekali. Ayo masuk Mah, ‘de ntar sakit.”
Aku senang memiliki keluarga seperti ini, belum lagi kakak sulungku
“ade besok kakak bawain coklat ya, ntar tagih lagi ke kakak, kakak suka lupa. Hahaha” kata Kak Manda sambil tertawa lebar.
“iya kak” jawabku

Esoknya ..
“Kak Manda mau pergi sekolah ya? jangan lupa kasih ade coklat ya!”kataku manja.
“iyaya, hampir aja kakak lupa. Tapi ade belajar yang bener ya!!”ujar Kak Manda sambil memukul keningnya sendiri
Kak Chika pergi sekolah, Mama pergi bekerja, sementara Papa libur di rumah denganku.
Sorenya aku kembali sekolah dan untuk kali ini aku di antar Papa. Papaku tak tahu tempat aku sekolah semetara, Papa hanya tau sekolah yang sedang di rehab. aku tak menyadari hal itu. Karena aku melihat banyak temanku dan guru-guru di sekolah yang sedang di rehab itu, padahal kalau di lihat sekilas sekolah itu tak layak untuk di rehab, maksudnya masih bisa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
TING NONG … TING NONG …
Bel berbunyi tandanya masuk kelas.
“ade masuk ya, jangan ngobrol aja, perhatiin pelajarannya. Oya jangan berantem?” kata Papaku dengan nada menasihati
“iya Papa..” jawabku sambil melambaikan tangan
Papaku menunggu di luar, karena hanya 2 jam aku belajar.
Saat itu aku tak merasa ada yang aneh .. tiba-tiba ..
“anak-anak ibu keluar dulu sebentar, kalian mengerjakan dulu ya!” kata Bu Dewi sambil meninggalkan kelas
tak lama Bu Dewi mengintip kedalam kelas sambil tersenyum, dia melihat suasana di kelas, hanya aku seorang yang melihat prilaku Bu Dewi saat itu, Bu Dewi tak biasanya seperti ini. Lepas pandangannya dari kelas, hanya dalam hitungan detik, seluruh atap sekolah roboh .temanku ada yang berhasil keluar, sementara aku duduk paling belakang dan sangat jauh untuk menjangkau pintu kelas, akhirnya aku tak sadarkan diri.
Semua keluargaku berdatangan ke rumah sakit untuk mengetahui keadaanku.
Aku masih terbujur kaku.
“sayang bangun sayang!” suara lembut itu seperti suara Mamaku
“adeeeeee bangun.” Suara itu, suara Kak Chika yang teriak-teriak
“adeee Randa Juniar Rahmah BANGUN!” Kakak sulungku berteriak dengan kerasnya
Aku pun bangun, dan ternyata semua itu hanya mimpi ..
“ade mimpi ya?” kata Kak Manda melihatku aneh
Akhirnya aku bercerita .. aku tak tau apa yang terjadi jika itu benar-benar terjadi. Mungkin semua keluargaku akan menangis, dan selalu memikirkanku.
“mimpi itu keinginan yang terpendam!” ujar Kak Chika
“jadi maksudnya bakal terjadi?” kataku berkaget-kaget
“bukan-bukan, mimpi mah cuma khayalan aja kok sayang” Mamaku seperti menyalahkan Kak Chika
“sudah-sudah, sekarang ade mandi ya! kan mau sekolah!” lanjut Mama lagi.
“ya deh, tapi ade di anterinnya sama Mama aja ya!” kataku memanja.
“iyaya. Sama Mama. Sekarang mandi yuk” ajak Mamaku
Aku yakin mimpi itu bukan segalanya, melainkan hanya bayangan dan gambaran saja. Mungkin seharusnya aku berdo’a dan minta perlindungan pada Allah kapanpun dan dimanapun.

Saturday, June 26, 2010

Aku Masih Kecil tapi Aku Tak Pernah Dewasa

Gemeritik hujan di sore hari yang begitu riuh ramainya suasana, karena jatuhnya tiap tetes air hujan yang dingin ke permukaan bumi yang telah di sinari oleh teriknya matahari di siang bolong tadi. Begitu sangat dingin.

“hujannya deras sayang, kita diem aja dulu disini ya?” ujar Mama yang melihat ke langit.
“iya mah, tunggu aja dulu.” balasku
Dari kejauhan guruku dan seorang wanita muda berjalan ke arah ku dan Mama. Wanita itu seperti anak Ibu Dewi.
“Randa, belum pulang? Nunggu ujan ya?”guruku bertanya. Aku hanya tersipu malu.
“ya bu, hujannya besar sekali.” Mama langsung menjawab pertanyaan Ibu Guru yang seharusnya aku jawab.
“ibu, lucu ya Randa, tinggi besar lucu lagi, itemnya lucu ya ,ngga kayak anak kelas 2 SD gede banget? iih.. gemes pingin cubit boleh?” kata wanita itu menunjukan rasa geregetnya padaku. Aku hanya bersembunyi di belakangan Mama.
“ahh.. Randa memang selalu malu begini, masih kecil. Randa sayang tuh anaknya Ibu Dewi namanya Kak Lia.” kata Mamaku yang membuat aku semakin malu.
“Randa-Randa, ya sudah. Hujannya sudah mulai berhenti, kita pulang yuk!” ajak Bu Dewi.
“Besok sekolah seperti biasa ya, jam 3 sore, sekolah yang dulu belum selesai direhab, sepertinya sekitar 2 minggu lagi selesai.” lanjut Bu Dewi.
Memang 1 minggu terakhir ini sekolahku direhab. Tak salah aku sering sekali kecapean dan jatuh sakit.
Sore itu sudah pukul 5.30, aku bergegas pulang bersama Mama.
Sesampainya di rumah aku melihat perempuan memakai pakaian tidur membukakan pagar rumahku, itu ternyata Kak Chika. Kak Chika menyodorkanku handuk merah bergambarkan kartun kesukaannya Micky Mouse.
“Ayo masuk-masuk, di luar dingin sekali. Ayo masuk Mah, ‘de ntar sakit.”
Malamnya aku sekeluarga menonton tv, entah mengapa aku merasa pusing.
“Pah, nanti permainan di tambah lagi ya, silent hill ke PS-nya” ujarku meminta pada Papa.
“iya-iya nanti aja ya.” balas Papa lembut.
“Mah, ade ngantuk tapi ko pusing…”kataku pada Mama.
“Pusing? Minum obat ya. Tapi obatnya yang besar ‘de? Ngga apa-apa ya?” jawab Mamaku
Aku hanya mengangguk lemah, karena aku tak biasa lagi minum obat sebesar apapun, daripada aku harus disuntik kesakitan.
Sesudah meminum obat, aku pun tertidur lelap ..

Berat sekali kepalaku, saat aku bergegas ke lantai bawah ,aku disambut oleh Papaku.
“Ade awas jatuh, pelan-pelan”teriaknya keras
“ya Papa ..”ujarku
Aku langsung ke ruang tv untuk menonton kartun kesukaanku Spongebob.
“Sayang, hari ini Mama kerja, tapi Papa libur ko. Jadi kamu baik-baik ya di rumah sama Papa!” kata Mama dari kejauhan sambil membawakan nasi goreng dan susu.
Mama mulai menyuapiku ..

“Mah, Pah, ‘de. Kakak berangkat sekolah ya. assalamu’alaikum!”ujar ke-2 kakakku.
“Wa’alaikumsalam” jawabku Papa dan Mama.
Tak lama ..
“Pah, ‘de sayang. Mama pergi dulu ya. assalamu’alaikum!” Mama pergi sambil melambaikan tangannya padaku.

Aku bosan di rumah. Akhirnya aku main sepada di luar, tentu saja sepengetahuan Papaku di rumah.
Tetapi sekali mengkayuh, 2 kali, 3 kali, aku merasa pusing. Tapi itu tak telalu pusing. Sampai akhirnya aku pulang ke rumah.
“udah pulang sayang?” kata Papaku membalikan badannya dari komputer yang sedang dioprasikan.
“uda pah, mau maen PS..”jawabku
“udah jangan keluar lagi, di rumah aja, kalau di luar lagi panas”katanya lagi sambil melihatku
Di rumah, aku main PlayStation dengan game kesukaanku Mortal Kombat .. 1jam berlalu, 2jam..
“uh.. bosen maen PS aja” gumamku
Aku keluar lagi untuk bersepeda, sambil menuggu waktu sekolah.
Hari itu sangat panas sekali. Tak lama aku merasakan pusing yang amat sangat menggangguku untuk bersepeda, hanya kali ini terasa sakit perut. Aku pun pulang.

“Papa..!!” desahku memanggil Papa
“kenapa sayang?” tangannya menjulur ke arah dahiku
“aduh, panasnya tinggi! Ade pusing?” lanjutnya cemas
“ya pusing pah, sama sakit perut!”kataku memegang perut.
“bentar ya, Papa telfon Mama dulu.” Katanya panik
Pasti Papa menghawatirkanku kejang. Jika panasku tinggi aku kadang seperti itu, tapi sudah lama sekali aku tak mengalami itu lagi.
Tak lama Mama pun datang dengan wajah panik
Aku merasa badanku panas, dan aku tak sadar , seperti tertidur lelap, tapi aku tak dapat membangunkan diriku sendiri.
“nda sayang, sadar sayang, sadar !” suara kecil itu seperti suara Mama
“astagfirullah, ade bangun sayang. Papa ngga kuat liatnya!” suara lainnya seperti suara Papaku
Aku merasa badanku dingin dan tak lama aku pun sadar.
Aku langsung dilarikan kerumah sakit terkenal di Kota Bandung.
Setelah aku dipriksa dan dironsen, aku divonis usus buntu dan harus di oprasi
“ini harus cepat di oprasi!”kata dokter bedah itu
“tapi dok, anak saya baru masuk rumah sakit ini, dan keadaannya masih panas tinggi”kata ayahku kebingungan.
“besok harus di oprasi, bapak ini bagaimana? anak ini harus cepat di oprasi jika ingin panasnya turun, bapak lebih sayang biaya atau sayang anak?”kata dokter itu yang mulai emosi
“tapi .. baiklah kalau itu jalan anak saya untuk sembuh.”
Bagaimana kakakku di rumah, pasti mereka khawatir.
Esoknya hari Rabu pukul 10 pagi. Aku puasa seharian dari kemarin karena akan oprasi, dokter sudah siap untuk oprasi. seluruh anggota keluargaku cemas, dan terus berdo’a..oprasi kecil itu menghabiskan waktu kurang dari 2jam.

Selesai oprasi aku tertidur cukup lama. Dan sesudahnya aku harus puasa lagi, sampai aku membuang angin.
Hari demi hari keadaanku memburuk, Mama hanya bisa membaca ayat Al-Qur’an di sampingku, dan sesekali membasuh wajahku dengan air do’a. aku senang, tapi aku sangat haus dan terasa cape, aku pun tak kuat dengan keadaan seperti ini, selang infus dimana-mana, sesekali suster mengambil darah dengan suntikan, itu adalah musuhku.
Hari jum’at aku kembali dipriksa darah.
“ibu.. anak ibu demam berdarah.” Wajah dokter spesialis anak itu tak karuan
“demam berdarah ?” Mama kaget mendengar hal itu.
Aku seperti berada disebelah Mamaku saat itu, padahal aku ada di ruangan tempat aku dirawat.
Trobositku turun menjadi 7000. keluargaku berharap aku bisa sembuh dan bermain dengan sepupuku yang seusia denganku.
“padahal demam berdarah itu harus minum air putih dan sayuran, ini malah di oprasi dan Randa disuruh puasa. Itu hal yang berbanding terbalik, kan?”kata tante perempuanku
“kalau memang ini jalan yang terbaik dari Allah. Kita hanya bisa berdo’a dan melakukan yang terbaik” jawab pamanku

Sabtu siang 14 Februari 2009
Aku dibawa ke ruang ICU, dan untuk kesekian kalinya dokter menyuruh Mama keluar dan menjauhiku, aku hanya bisa menangis.
Aku memanggil Mama yang jauh dibalik pintu sana
“Mah .. Mamah !!” desahku
Aku diikat di ruang ICU, karena aku adalah anak yang tidak mau diam, aku panik, aku gelisah, sampai akhirnya aku tersenyum, ternyata itu adalah senyuman terakhirku. Aku telah disamping yang kuasa dengan umurku yang masih 8 tahun ini ikhlas meninggalkan keluargaku. Karena aku percaya adanya kematian.

Ayahku langsung mengetuk pintu dengan keras sementara dokter membereskan selang.
“tenang pak, ini masih kritis!”kata dokter yang masih sempat berbohong
“APA!! INI PASTI SUDAH TIDAK ADA, KRITIS APA?” Papaku berteriak dan memelukku untuk terakhir kali. Papa menangis semua keluargaku menangis histeris, guru-guruku juga, anak kecil yang mereka sayang, yang mereka banggakan, yang mereka puji dengan keadaanku, ternyata Allah-lah yang lebih sayang padaku. Di hari kasih sayang ini adalah hari terperih yang dialami keluargaku.
Tapi sudahlah, tak ada yang harus ditangisi. Aku sekarang bahagia telah duduk manis di surga, aku tak mempunyai dosa, tetapi aku merasa sedih apabila keluargaku menangis memikirkanku, aku hanya ingin do’a dari orang yang ku sayang.

Urusan dokter yang benar atau tak benar mengobatiku atau disebut malpraktek. Keluargaku sudah ikhlas, karena mereka yakin, semua akan ditanggung di hadapan Allah.

Thursday, May 20, 2010


[HAPUS PHOTO]



selasa tanggal 27 april 2010 ..
huh ini lagi makan pop mie di central peuyeum TASIKMALAYA .goes to JOGJAKARTA :D
beungetnya gg banget yah hahaha