First impression mengenal kota ini adalah lebih tenang dan lebih terpencil dibandingkan dengan kota dinasku sebelumnya, Palangkaraya..
Butuh beberapa hari untuk adaptasi dari tempat yang cukup ramai ke tempat yang tenang, sama seperti adaptasi dari Bandung ke Palangkaraya hehe. Setelah dijalani, ada hal menarik yang tidak aku temui ditempat lain, sampai akhirnya aku memutuskan untuk membuat konten seperti judul diatas. Rencananya aku akan membagi dalam beberapa part, biar lebih asik bacanya.
Ok yang pertama
1. Jembatan Setengah Jadi
Sempet suudzan dengan jembatan ini, tidak berekspektasi lebih setelah kawan-kawan kantor ngajakin kesini, dan sepulang kantor kita kesini. Ternyata, dari tidak berekspektasi lebih itu aku melihat takjub dengan sawah dan langit orange bersanding dengan damai dan indah, berlatar suara kicauan walet, dan aroma rumput diujung jembatan.
Foto terkahir ini diambil sama orang hits Sukamara, Fajar namanya, jembatannya hanya sampai tengah aja, ngga berujung, mungkin ini adalah salah satu daya tarik orang-orang pribumi melepas penat seharian bekerja.
2. Sebutan "Kak" lebih banyak dipakai daripada "Mba" atau "Teh"
Satu, dua, dan orang ketiga setiap kali mampir ke mini market atau warung buah pasti dipanggil kak, berasa kakak umur 16 tahun sebenarnya. Sapaan yang lebih nyamanan didengar ini memang bikin yang disapanya berasa masih muda, pas keluar dari Bandung juga sama aja sih panggil "Kak" untuk orang-orang yang masih seumuran.
Kebiasaan nyapa Mas atau Mba ini bisa jadi karena lawan bicara aku di Palangkara didominasi orang jawa dan orang banjar,
Tapi sapaan "Teh" dan "Aa/Akang" masih aku pakai ketika lagi ditanah kelahiran.
Pengalaman waktu beli Nasi Padang dilayani oleh bapak-bapak yang sangat amat ramah, bapak itu pun bertanya "Kakak pakai lauk apa, Kak?", sempet diem sebentar sebelum jawab pertanyaan si bapak, karena bapak ini seperti menyapa anak sendiri.
Ada pengalaman lain, aku sedang berkumpul dengan ibu-ibu arisan, mereka berbicara Bahasa Sukamara yang cukup pahami, mereka satu sama lain menyapa lawan bicaranya dengan "Kak".
Hal yang unik banget untuk aku, terlihat mereka saling menghargai.
Sementara dua hal unik dulu ya,
Kalau ada hal unik yang kalian anggap beda dari yang lain, sharing ya,














