Showing posts with label Journey. Show all posts
Showing posts with label Journey. Show all posts

Thursday, September 28, 2017

SUKAMARA - PANTAI LAUT DI BUMI BORNEO KALTENG

Semacam balas dendam, mumpung ada disini, sebelum bisa mutasi ke Kampung Halaman…. Ops! Bosen ya harapannya gitu terus? ya sabar siiih kan setiap orang punya harapan dan impian yang diinginkan, caranya agar tercapai ya diucapkan berulang dan diaamiinkan oleh lawan bicara.
hehehee

Mumpung ada disini, dinas disini, bekerja terus nggada habisnya, ya explore Sukamara boleh dong.

Minggu, 5 Agustus bulan lalu, kita berangkat pukul 3 pagi, alasannya karena ingin mendahului matahari sampai pantai. Memang kekuatan dadakan itu selalu tepat terlaksana, sampai lupa isi bensin semalam, bensin sudah Empty! Deg degan, karena tidak ada Kios BBM yang buka jam segini (di Kota Sukamara ini hanya ada satu POM Bensin, Kios BBM mendominasi) baiklah….! Deg deg an asli tjuy! Ya itulah wanita, apapun dibuat panik, dan fungsi lelaki adalah menenangkan. Baiklah.. tenang..

Alhamdulillah bensin full setelah melaksanakan Sholat Subuh, bersyukur karena listrik ada dimana pun kalian berada, disitu pun terdapat kawanan kita yang memiliki kios BBM.

Pantai Cabang Barat

Indahnyaaaaaaaa..... langit masih samar-samar, ada sedikit cahaya dalam kegelapan subuh itu, dipinggir pantai pula. So yummy gurih gurih gimana gitu.

Jalanan yang masih setapak (dalam proses aspal) membuat perjalanan kita memiliki backsound, coba bayangkan backsound jalanan tanpa aspal dan hanya pasir bercampur tanah seperti apa.

Destinasi pertama Pantai Sungai Anugerah, pasir putih, pohon kelapa, nelayan, semua menyatu dengan hawa pagi hari, sepi tjoy, masih lenggang, hanya ada kucing berlalu lalang dengan lenggokannya.


Mendung, sedih am…. :(matahari dan kita pun tak tahu siapa yang bertemu lebih dulu dengan pantai, redup bahkan cahayanya tak mampu untuk menembus lapisan awan sendu.


Tapi sendu tak berlangsung lama, karena kita masih dapat berkejaran dengan angin, hawa pantai memang bikin nyaman, betah, setuju???

Next perjalanan menyusuri bagian selatan Pulau Kalimantan, yang dekat Mercusuar, apik banget geeeeng disana…





Kesana, masih ditutup, dan ada beberapa pekerja, orang pribumi yang sangat hangat menyambut kita. Batal untuk ke Mercusuar, next ke Pantai Sungai Raja.

Kembali takjub, melihat pinus-pinus, (pinus gitu ya itu,,) yang tumbuh di daerah pantai, ada ikan pula di danau kecil, tapi fokus ini terganggu oleh aroma kotoran sapi hahahaha, iya banyak sapi, besar-besar lagi, difoto ini ngga ada sapinya, huhuhu. Tapi mendekati pantai aroma itu hilang, karena angin pantainya. Ohya selain itu pengurus disini mendirikan bangku yang etnik dan ayunan khas dari kayu untuk memberi kesan masih menyatu dengan suasana alam. Anginnya dahsyat memang, gueeeede banget, adem. Sangat amat menikmati, bahkan ngga peduli deh ini kerudung udah bengkok macem tenda pengungsian. Hehehe 





Betah banget, paling lama deh disini kayanya, karena memang fresh bat pokoknya dah, sampe liat jam aja cuma sekali, waktu itu jam 7.15 pagi.
Betapa indahnya ya sebagian kecil dari bumi kita geng, sukak atulah!! Ngga tau ah ngga bisa ngomong lagi aku mah.

 
FIX harus balik lagi mercusuar.


Berhasil bertemu dengan kuncen mercusuarnya, hanya dengan Rp. 10.000,-/orang kita sudah bisa naik keatas. Ada anak tangga yang bikin ngos-ngosan, tapi ingin cepet-cepet sampai atas, daaaaann masya Allah…. So awesome, sempat gemetar ini tuur ya Allah ninggali ketinggian, hiih aing serem pisan, tapi ya terkalahkan dengan ke awesome an suasana diatas sini. 


 Dan ternyata ini kunjungan akhir ke bibir pantai Kalimantan. Banyak sebenernya yang belum diceritain.
Tapi ya cukup untuk mengisi blog yang sepi ini..

hehehe :D


Monday, January 16, 2017

Libur Hari Raya Lebaran Tahun 2016 PALANGKA RAYA-TANGERANG-BANDUNG 08.20-15.30 (02 Juli 2016)


Bulan demi bulan, hari demi hari, jam, menit bahkan detik, selalu menunggu hari itu datang. Pulang ke kampung halaman melangkahkan kaki dengan siap dan sigap keluar dari kosan sehabis menahan kantuk selesai sahur subuh tadi. Tak sampai 10 menit aku dan Teh Nisa menunggu, taxi yang membawa Apri dan A Galih beserta driver menyapa ramah, ya senyuman kedua teman aku itu berbeda, senyum menyambut pulang kampung, sangat berseri.

Pagi itu pukul 7.18 pesawat kami pukul 8.20, taxi kami pun membelah jalanan yang selalu lenggang dengan kecepatan rata-rata jampir 80 KM/Jam. Hari cerah, suasana hati cerah. 

Pukul 7.30 kami semua sudah stand by mengantri check in, sangat lenggang sekali dari gerbang bandara samapai di ruang tunggu keberangkatan, kami terlalu pagi. Apri, A Galih dan Mas Triad (yang bertemu ditempat x-try) terlihat terkantuk-kantuk bahkan mereka... TERTIDUR, beneran tidur diruang tunggu, bisa ya tidur sambil berdiri, ya cowo sih ya memang suka kuat aja itu ngga tidur semaleman.

Gate dibuka jauh dari jam keberangkatan, senangnya membayang kembali melihat awan dijendela pesawat nanti..... can't wait can't wait.... so exited banget kalo udah deket jendela, selain hiburan kalo dipesawat padahal udah ada layar, seneng aja lihatnya.... menyusuri lorong Bisnis Class Garuda, selalu seneng liat ruang kelas bisnis, warna yang dominan merah senada dengan beberapa asesoris silver, LOVE IT! masuk kelas ekonomi huh, lebih nyaman dipandang, ok aku carai seat 26A.. 

UNPREDICTABLE!!
Sesampainya di seat 26A, ZONK! Se Zonk, zonk! Nyaa,, jendela itu datar, tidak ada jendela disana. Kecewa hahahha ini videonya hehe..

muhaa maapin ya agak natural :')

Selalu Gegembol Amplang Khas Palangka kalo Pulang dengan gaya HORMAT :')

WAITING

Sedih, tapi sudah lah, selalu ada yang terlihat menarik kalo sudah menaiki pesawat kebanggaan Indonesia ini haks haks.. puasa jadi ngga makan deh..

ngeng... BT ngga bisa liat awan... huhu
Sampai sekitar pukul 10 pagi. Menunggu bus langganan ke Caringin, Bandung fullbook, dan available pukul 11, menunggu satu jam bukan hal yang lama bila dihabiskan bersama… ciee hehehe

Perjalanan menghabiskan waktu 4 jam 30 menit dari Tangerang-Caringin, perjalanan yang singkat dibanding perjalanan pada saat Libur Natal tahun lalu.

Kembali bertemu keluarga, buka bersama, hal yang sangat amat langka untuk dua tahun terkahir ini.
berusaha keras membendung rasa haru sedih dan bahagia, but overall.. selalu bersyukur.

Aku bisa seperti ini.
Hidup itu memang pilihan, setiap hari selalu melakukan dan memutuskan suatu hal, baik atau buruk dan tentunya setiap pilihan itu memiliki resiko untuk hari esok.
Bersyukurlah..

Saturday, July 23, 2016

Danau Biru (atau Danau Apalah) PENDAHARA KASONGAN, PALANGKA RAYA, Kalteng (26 Juni 2016)

Tempat wisata dan tempat hiburan disini menurut aku memang kurang terekspos, ada sih, namun menurut aku masih kurang. Menurut aku pribadi nih sebagai pendatang, memang kalo misalnya jalan-jalan siang keluar memandang indahnya awan di Kota Cantik ini perlu mengikhlaskan tubuhnya amat berkeringat dan kulitnya menghitam, so, perlu banget bawa payung, topi atau bahkan kipas tangan untuk melindungi kamu dari hal-hal yang aku sebutin tadi.

Berawal pingin eksplor Kota Palangka Raya, ngga cuma Tugu Soekarno atau Susur Sungai, Aku (Vina Egiane), Mba Mina, Abram dan Alvie memberanikan diri mendatangi orang Kasongan (read: Mas Anhar) sebenernya bukan orang Kasongan sih, do’I pendatang juga, cuma kawasan kerja sidin disana, sidin juga tau lokasi yang bakal kita datengin “Danau Biru” Pendahara Kasongan.

Perjalanan ke Kasongan sekitar 1 jam, dilanjut ke jalan yang dituju sekitar 45 menit, total 2 jam kurang 15 menit. Terkantuk-kantuk perjalanan kesana, amat sangat. Hehehe

Akhirnya Mas Anhar sudah nunjuk-nujuk sekitar 500 meter lagi kearah kanan, disana ada 1 mobil Juke merah, tidak ada tugu atau tempat pembelian tiket tanda ada sesuatu yang indah disana, hanya ada jalan beraspal dengan bahu jalan penuh pasir putih dan kerikil. Kami pun parkir tepat dibelakang mobil Juke merah tepat dibahu jalan beraspal, untuk mencapai danau tersebut perlu melewati kayu penyebrangan selokan kering tanpa air dengan kedalaman satu meter.





 Indaaaaaaaaaaaaaaaaah banget… ngga nyangka banget ada tempat seindah ini di Kasongan.. lope lope deh


Beneran biru…

Asal muasal Danau ini sih menurut komen pada foto postingan di Instagram aku,
“sebenarnya itu awalnya cuman bekas galian buat timbunan jalan ka, dan lubangnya ada 3 dulu. Itu semua keisi oleh air hujan dan ngga tau kenapa airnya jadi berwarna biru … karena banyak sekali pengunjungnya. Jadilah inisiatif ayah saya untuk memperbesar lubangnya dan manjadikannya satu kaya danau gitu”

Ada lagi yang bilang danau ini dulunya tambang emas, kalo  memang iya tambang emas, dahsyat sekali ya tanah air kita ini, lautannya yang kaya akan penghuni bermanfaat bagi kelangsungan hidup manusia, daratan atau pulaunya yang kaya akan hasil bumi luar biasa. Masya Allah, nikmat mana yang lagi yang engkau dustakan.


Danau yang berada di Desa Tewang Rangkang

Wednesday, July 20, 2016

Review Black Burger Cafe PALANGKA RAYA (21 Juni 2016)

Sudah kali 2 sebenarnya kita ambil take di Café yang unyu banget ini, yeah di Black Burger Café, Temen-temen ngga perlu dong jauh-jauh sebrang pulau ke Pulau Jawa untuk nikmatin beef yang homey abisss, inget yaa beef ini BUKAN slice dari beef tipis yang ada di Burger biasa, tapi daging gurih nikmat yang AWESOME banget.

Warna hitam burger nya itu dari kluwek, dan olahan daging yang lezat, gurih dan yummy, ditambah sayur-sayuran segar dan saus dan mayo yang nikmat. Olahan yang ciamik, tatanan dari burger ini pake talenan gitu, lucu deh. Suasana yang nyaman banget, so buat kamu yang baper banget pingin nikmatin, yuk jangan lupa mampir kalo lagi di Palangka Raya.





Fasilitas
- Wifi 
- Tempat yang Photoable (maksa bahasanya nih)
- Full music
- Makanan dan minuman yang super nagih

Disini aku dan Mba Mina coba untuk pesen makan yang favorit, diantaranya:

Makanan
- Beef Black Burger
- Hotdog Black Burger
- Chicken Bite Seaweed Flavor  
Minuman
- Manggo Premium
- Cookies Premium

Bikin Nagih kenyang beud. Kalo masih bingung dimana tempatnya, pokonya dari arah Bundaran Besar Palangka Raya ke arah Tjilik Riwut nanti ada jalan ke kiri masuk Jalan Rajawali KM 5,5 sebelah Indomaret persis seberang Azka Mart.

Kalo dateng kesana, wajib banget upload foto ke Instagram karena memang tempatnya yang lucu sih menurut aku.

Ini video review kita, semoga bermanfaat ya...

jangan lupa SUBSCRIBE, COMMENT, LIKE hihi


Sukses Terus Black Burger.

Tuesday, May 17, 2016

A WEEK BATIK MODE CHALLENGE

Orang-orang pada bingung semingguan ini, pasalnya kudu banget pake batik karena menjelang Tanggal 20 Mei 2016 yaitu Hari Kebangkitan Nasional.

Pagi tadi ngga bingung mau pake baju apa, soalnya sudah sangat hapal berapa baju batik yang aku punya dan kerudung apa yang bakal aku padankan dengan baju yang ada. Sudah amat terplan dengan baik, mwhehehehe .. tapi ya dasar cewe.... punya batik seadanya, ditambah lagi ada acara khususan, kurang greget kalo ngga beli hhe

Alhamdulillah masih bisa nahan untuk beli sih, baru beli soalnya Kartinian kemarin. Saking malesnya pake kebaya dari brukat gitu mending ngga usah ikutan pake deh... eh sampai akhirnya ada rekomendasi untuk pake Pakaian Kebaya tapi tanpa brukat, dan memang yang sedang booming menurut Kakak ku di Bandung sana, namanya KEBAYA KUTUBARU. Sempat aneh dengernya, tapi setelah browsing, memang model pakaian Kutu Baru itu tipenya mirip yang biasa dipake uyut aku loh, serius.... disisi lain banyak warna dan motif modern jadi terlihat lebih fresh dengan warna dan model-model yang jauh dari kesan jadul.





Sebenarnya cukup sulit cari Batik di Palangka Raya ini yang recommended, lalu setelah sempat mencari ke daerah penjual bahan batik di Lampu Merah depan Hotel Lampang, Palangka Raya, aku lupa nama tokonya apa, yang jelas dulu pas OJITI tuh pernah ke situ, sekedar membeli oleh-oleh batik khas Palangka Raya, eh sekalinya penempatan sini * tepok jidat dulu ah * banyak banget pilihan, ada rok span batik warna Hijau Toska, niat beli gagal karena target itu mencari si Kutubaru. 

Pusat oleh-oleh khas Palangka Raya menjadi sasaran, dan ALHAMDULILLAH ngga salah fokus untuk cari cemilan hehe,, maklum sih niat diet kadang berhasil kadang engga.. :’)
btw Tokonya itu ada di depan Grapari Telkomsel Jalan A Yani, baju berlogo Palangka Raya tepampang, yaaa... macem baju oleh-oleh yang biasa dibeli di Pantai Pangandaran, namun hanya beda tulisan saja. Setelah memutari Toko sebrang Grapari Telkomsel ini, apa daya tetep tidak ada yang cocok.


Hopeless….


Mencoba browsing, ternyata ada penjual Toko Batik di Jalan Temanggung Tilung, letaknya sebelah kanan setelah KPD dari jalan G. Obos. Berhubung Toko Batik ini salah satu yang paling muncul waktu browsing di google, jadi langsung meluncur kesana, awalnya ragu, tapi pamannya ramah banget. Ditanya cari apa, yaaaa tanpa basa basi busuk, langsung to the poin aja yang aku cari si Kutu, si paman pun tanpa ragu menawarkan Kutubaru nya, simple cantik, itu kata yang muncul diotak ketika melihat. 

Daaaaaaaaaaan yabiasa cewe bareng Mbak Winda, bulak balik cobain baju, menimbang-nimbang pilih yang mana, dan taraaaa setelah sekitar 45menit kita memilih baju, dan pilihan kita jatuh pada pakaian pilihan pertama, awal kita masuk ke Toko ini azzzzzz kesel kadang sama cewe ini,, makanya aku sukanya sama cowo bukan sama cewe, dengan bayar menggunakan uang recehan, (notabene belum ke ATM, so so an uang pas tau nya kurang…) . Beklah sudah dapat nich … pulang …..

Masih belum puas, sepulang dari Toko Batik kami mampir Zoya dan Elzatta di Jalan A Yani, ya gitu decc cuma liat-liat aza kesanaa... ahahaha
Sambil nunggu Mbak Win kita makan batosay yang amat sangat nikmaaaaaat…huhuhu nelen ludah, nanti next time aku ceritain batosay itu apa.

Dan Alhamdulillah punya kebaya katun model KUTU BARU.. harganya murmer lagi, Cuma Rp. 90.000,- aja.




Yaaaay…

Sunday, May 4, 2014

This is Manglayang's Top (GUNUNG MANGLAYANG BANDUNG)

Pengalaman pertama aku nih sampai ke puncak Gunung Manglayang 1818mdpl .. Yeah cool banget kan.. hehe memang ini bukan pengalaman pertama aku hiking, lebih dari tiga kali aku hiking-hiking gitu, waktu pertama ke Curug Cipanji, Ciwidey. aaaaa because of the way to reach it I won't to hike again.. no, it that enough in one time!! it was so faaaaar away, through the trail, pass the complex, tea garden, highway, and many other I have been through, but I admit it so wonderful view in the way that a passed. I think it was about 3 hours I and my classmate walked away.. 


So, back to Manglayang sebelum naik kita narsis dulu deh, ngga tahan sama view nya yang bikin pingin futu futu hehe, pinus pinus nya itu loh, Subhanallah.... we started at 10 am
kita naik bersama 8 orang cewe dan 4 orang cowo. Ini dirancang H-1 loh, ya seru deh pokoke.. ohya 3 orang nyusul pas kita udah dipuncak. hehe
I think It was like a Ninja Hatori's Song Theme ... mendaki gunung lewati lembah, sungai mengalir indah ke samudra, bersama teman bertualang...
ya aku sebelumnya udah estimasi nih medan bakal lebih dari Cipanji, ya lebih dari 3 jam perjalanan, trek panjat-panjatan akar pohon, lewatin batu-batu gede banget, lumpur, batang pohon gede, dan Alhamdulillah setelah membayangkan lebih dari Cipanji, ngga kerasa sampai juga dipuncak at 1 pm setelah membayangkan kerasnya perjalanan Cipanji hehe, berle...!!!


Sampai atas, ngga lama kemudian geng yang nyusul itu dateng, ya cowo-cowo lah cepet ngedakinya haha... udah kaya anyang-anyangan kita diatas, papasakan yumy deh, pokoknya tersusun dengan rapi acaranya. Nagih sih ke puncak gunung, tapi ya minimal tunggu seminggu deh, nih kaki ngga nahan kalo abis turun...
wuuh pegel gila =)) apalagi udah jarang olah raga berat.

by the way, a lot of thanks for all my friend who accompany me to reach a top of mountain, thank you for all the happiness, before we faced final assignment... thanks!! :-***
Kiki, Ita, Sany, Novia, Anissa, Neng Marina, Ncek, Fikar, Jasa, Aga dan geng nyusul Ipong, Agil, Dhika,..
thank semua udah bantu aku dan temen-temen aku turun dari puncak.


next time, I want to take a photo with a cloud, much of cloud like a cotton candy. Papandayan I think.. bye..
Love Indonesia <3 br="">

Tuesday, April 15, 2014

BEAUTY CLASS WARDAH DI POLBAN BANDUNG

Tepat 2 hari kemarin aku dan teman-teman yang lain mengikuti kegiatan yang sangat luar biasa di Pendopo Agung Polban, kampusku tercinta. Kegiatan Seminar Persiapan Kerja yang dibawakan langsung oleh Marketing Director PT. Paragon, yang mana perusahaan ini memproduksi produk wardah. 


Yang kita tahu, wardah adalah kosmetik untuk keperluan wanita tentunya dengan pelopor berlabel halal. Negara kita ini adalah salah satu negara yang sebagian besar beragama islam, dengan begitu label halal pada suatu produk memang akhir-akhir ini mulai diperhatiakan perlahan oleh para konsumen.

Selain halal, komposisi wardah merupakan produk yang alami, maka dari itu cocok untuk berbagai kulit. Ngga ngeluarin budget gede ko buat acara ini, tapi kita bisa dapet semuanya. Mulai dari ilmu, snack, makan siang, beauty class dan ngga ketinggalan ada photo booth untuk cewe-cewe yang narsis tentunya. Dapet sampel produk, dapet cetak hasil foto. aaa so lucky I was...





Wardah
EARTH, LOVE, LIFE :)


Sunday, February 23, 2014

Hey you

Everybody need an entertains, someones, and also weekend. There are things never can't separated in our life, yeah, we need sociality. I miss somebody in sometimes ago who care and sharing a little things about them, but they are in busy time, and now, what must I do... forcing them to met me? ah stupid idea.

So, happy today, my family and I went to married invitation, but I don't know them, I know them are distant relatives  hehe, you know what, ayam suir, yes I found it in there, it is my favorite food in an married invitation. nyam nyam nyam.. I forgot to took a photo, 

thank you for my family who accompany me today, love you

and now, I wanna check my uniform for tomorrow, yeah we made an agreement to wear a uniform. so see you tomorrow, be nice :)

What Saturday?

First, I remembering this handwriting on my blog is not well grammar in English, perhaps it can be well sometimes :)

It is a HECTIC saturday afternoon, I and my mom planned to went to the hectic place for shopping!! but I annoyed when I felt my mom didn't care to me, and she also in a rush situation to bought pant and skirt for my sister. ahh it flow rapidly.
The woman always have a need somethings for her life, in a large items usually hehe... me too, watch, shoes, sport shoes, flat shoe, pants, tops, veil, bags and many else. I love to be a woman haha
This afternoon, I didn't find my shoes that I want in a hundred shoes that I saw. 
After I went to my home, and I opened my tab, instagram, there was a shoes that I want, but I afraid if the shoes doesn't look like in the photo..
so cute, sometime I want to upload the pict :)

good night

xoxo

Friday, March 22, 2013

One of History in Bandung GOA BELANDA DAGO PAKAR, BANDUNG

Last semester ago I went to Dutch Cave, long long long trip we walked to look around, I imagined before the freedom of our country, all of people are tormented :( It made us so scare, inside the cave I can't saw anything, I only saw silvina's earrings yeah, it was glow in the dark, so so so full of darkness, even though outside the cave sun shine bright like a diamond, haha
so tired, but it was so wonderful, amazing place, because we together enter there :)

okay, I love my face :(
really thanks you all, muach

Barbie House AT VILLA ISTANA BUNGA, LEMBANG

On 8th December 2012, last year ago.. we were go to the 'Villa Istana Bunga' it is a second, I visited there, but it's different because our Villa it's so cute, its same with a home toy for a barbie, with a blue soft and white paint, it looks pretty home :3 ... but it was a little scare in side.


address on blok H1 No 3B
recently, it was rainy in there, I love this

Tuesday, November 27, 2012

G H Universal Hotel LEMBANG, BANDUNG

wow, morning Kopo, morning Setiabudi, I have a trouble when I went to the hotel in this morning, oke forget it!! hehe
Kopo-Setiabudi-Kopo is not bad, because I have a lot of experience in the hotel, not only having a table manners, but also take many pictures in there, the speaker said 'you should be thankful can take a pic in this hotel, for our lodgers must pays ten million,' wow hahaa how lucky we are hehe :D