Showing posts with label Personality. Show all posts
Showing posts with label Personality. Show all posts

Wednesday, October 11, 2017

MENYAPA RINDU



Banyak hal yang bisa ku ambil dan pelajari setiap waktu, langkah ini yang membawa untuk mengambil pelajaran berharga dalam hidup, mempelajari diri sendiri, mempelajari orang lain.

Nah kadang apapun suasana hati, baiknya diungkapkan dengan tulisan, atau diary, kalo cara aku sih gitu, karena dengan begitu kita meluapkan semua keadaan yang ada didalam hati, tanpa sadar kamu pernah menulis itu ketika kamu membuka setiap lembaran yang kamu tulis. hahah

ya... contohnya aku ini.

mungkin ini kutulis saat aku sedang merasa rindu dengan kasih sayang orang tua dari kecil hingga sekarang.

berikut..

- MENYAPA RINDU -

Ku lukis perenung dan peredam rasa dalam hati
Ku habiskan dalam bisu dan rengekan saat dini
Angan ini hanya ku simpan rapi dalam hati
Bermimpi akan teraih suatu hari nanti

Boneka yg terpikirkan larut dalam waktu
Tak tergapai langsung pada saat itu
Saatnya belajar raih ranking Satu
Agar mencapai apa yang kutuju

Namun, tak ku tuju …
Pilu, dan hanya kembali diam dalam bisu
Hampir ku raih ranking satu

Letih ku terbalaskan
Sebuah tas boneka diberikan
Kata bahagia tidak terwakilkan
Terima kasih ku ucapkan

perlu memanjat dan mendaki
mengayuh dan berlari
serta merintih dan mempercayai
untuk keingina yang terisolasi

setiap tetesan keringat mereka
setiap rasa lirih yang terucap
mereka sebut namaku dalam do’a
membimbingku tanpa lelap

mereka, ku sebut ayah dan ibu
mereka yang ada dalam angan ku
mereka menghampiri rengekan ku
mereka…. Kekuatanku

Terima kasih Allah telah mengirimkan mereka
Jaga selalu sampai akhir hayat menyapa

Kini ku sudah dapat menggapai angan-angan
Setiap angan dipilih oleh filter larangan

Jarak kita hampir 5 senti dalam peta
Rasa rindu datang tanpa sapa

I Love u , Ayah dan Ibu

Menyapa rindu

Thursday, September 28, 2017

SUKAMARA - PANTAI LAUT DI BUMI BORNEO KALTENG

Semacam balas dendam, mumpung ada disini, sebelum bisa mutasi ke Kampung Halaman…. Ops! Bosen ya harapannya gitu terus? ya sabar siiih kan setiap orang punya harapan dan impian yang diinginkan, caranya agar tercapai ya diucapkan berulang dan diaamiinkan oleh lawan bicara.
hehehee

Mumpung ada disini, dinas disini, bekerja terus nggada habisnya, ya explore Sukamara boleh dong.

Minggu, 5 Agustus bulan lalu, kita berangkat pukul 3 pagi, alasannya karena ingin mendahului matahari sampai pantai. Memang kekuatan dadakan itu selalu tepat terlaksana, sampai lupa isi bensin semalam, bensin sudah Empty! Deg degan, karena tidak ada Kios BBM yang buka jam segini (di Kota Sukamara ini hanya ada satu POM Bensin, Kios BBM mendominasi) baiklah….! Deg deg an asli tjuy! Ya itulah wanita, apapun dibuat panik, dan fungsi lelaki adalah menenangkan. Baiklah.. tenang..

Alhamdulillah bensin full setelah melaksanakan Sholat Subuh, bersyukur karena listrik ada dimana pun kalian berada, disitu pun terdapat kawanan kita yang memiliki kios BBM.

Pantai Cabang Barat

Indahnyaaaaaaaa..... langit masih samar-samar, ada sedikit cahaya dalam kegelapan subuh itu, dipinggir pantai pula. So yummy gurih gurih gimana gitu.

Jalanan yang masih setapak (dalam proses aspal) membuat perjalanan kita memiliki backsound, coba bayangkan backsound jalanan tanpa aspal dan hanya pasir bercampur tanah seperti apa.

Destinasi pertama Pantai Sungai Anugerah, pasir putih, pohon kelapa, nelayan, semua menyatu dengan hawa pagi hari, sepi tjoy, masih lenggang, hanya ada kucing berlalu lalang dengan lenggokannya.


Mendung, sedih am…. :(matahari dan kita pun tak tahu siapa yang bertemu lebih dulu dengan pantai, redup bahkan cahayanya tak mampu untuk menembus lapisan awan sendu.


Tapi sendu tak berlangsung lama, karena kita masih dapat berkejaran dengan angin, hawa pantai memang bikin nyaman, betah, setuju???

Next perjalanan menyusuri bagian selatan Pulau Kalimantan, yang dekat Mercusuar, apik banget geeeeng disana…





Kesana, masih ditutup, dan ada beberapa pekerja, orang pribumi yang sangat hangat menyambut kita. Batal untuk ke Mercusuar, next ke Pantai Sungai Raja.

Kembali takjub, melihat pinus-pinus, (pinus gitu ya itu,,) yang tumbuh di daerah pantai, ada ikan pula di danau kecil, tapi fokus ini terganggu oleh aroma kotoran sapi hahahaha, iya banyak sapi, besar-besar lagi, difoto ini ngga ada sapinya, huhuhu. Tapi mendekati pantai aroma itu hilang, karena angin pantainya. Ohya selain itu pengurus disini mendirikan bangku yang etnik dan ayunan khas dari kayu untuk memberi kesan masih menyatu dengan suasana alam. Anginnya dahsyat memang, gueeeede banget, adem. Sangat amat menikmati, bahkan ngga peduli deh ini kerudung udah bengkok macem tenda pengungsian. Hehehe 





Betah banget, paling lama deh disini kayanya, karena memang fresh bat pokoknya dah, sampe liat jam aja cuma sekali, waktu itu jam 7.15 pagi.
Betapa indahnya ya sebagian kecil dari bumi kita geng, sukak atulah!! Ngga tau ah ngga bisa ngomong lagi aku mah.

 
FIX harus balik lagi mercusuar.


Berhasil bertemu dengan kuncen mercusuarnya, hanya dengan Rp. 10.000,-/orang kita sudah bisa naik keatas. Ada anak tangga yang bikin ngos-ngosan, tapi ingin cepet-cepet sampai atas, daaaaann masya Allah…. So awesome, sempat gemetar ini tuur ya Allah ninggali ketinggian, hiih aing serem pisan, tapi ya terkalahkan dengan ke awesome an suasana diatas sini. 


 Dan ternyata ini kunjungan akhir ke bibir pantai Kalimantan. Banyak sebenernya yang belum diceritain.
Tapi ya cukup untuk mengisi blog yang sepi ini..

hehehe :D


Tuesday, May 17, 2016

A WEEK BATIK MODE CHALLENGE

Orang-orang pada bingung semingguan ini, pasalnya kudu banget pake batik karena menjelang Tanggal 20 Mei 2016 yaitu Hari Kebangkitan Nasional.

Pagi tadi ngga bingung mau pake baju apa, soalnya sudah sangat hapal berapa baju batik yang aku punya dan kerudung apa yang bakal aku padankan dengan baju yang ada. Sudah amat terplan dengan baik, mwhehehehe .. tapi ya dasar cewe.... punya batik seadanya, ditambah lagi ada acara khususan, kurang greget kalo ngga beli hhe

Alhamdulillah masih bisa nahan untuk beli sih, baru beli soalnya Kartinian kemarin. Saking malesnya pake kebaya dari brukat gitu mending ngga usah ikutan pake deh... eh sampai akhirnya ada rekomendasi untuk pake Pakaian Kebaya tapi tanpa brukat, dan memang yang sedang booming menurut Kakak ku di Bandung sana, namanya KEBAYA KUTUBARU. Sempat aneh dengernya, tapi setelah browsing, memang model pakaian Kutu Baru itu tipenya mirip yang biasa dipake uyut aku loh, serius.... disisi lain banyak warna dan motif modern jadi terlihat lebih fresh dengan warna dan model-model yang jauh dari kesan jadul.





Sebenarnya cukup sulit cari Batik di Palangka Raya ini yang recommended, lalu setelah sempat mencari ke daerah penjual bahan batik di Lampu Merah depan Hotel Lampang, Palangka Raya, aku lupa nama tokonya apa, yang jelas dulu pas OJITI tuh pernah ke situ, sekedar membeli oleh-oleh batik khas Palangka Raya, eh sekalinya penempatan sini * tepok jidat dulu ah * banyak banget pilihan, ada rok span batik warna Hijau Toska, niat beli gagal karena target itu mencari si Kutubaru. 

Pusat oleh-oleh khas Palangka Raya menjadi sasaran, dan ALHAMDULILLAH ngga salah fokus untuk cari cemilan hehe,, maklum sih niat diet kadang berhasil kadang engga.. :’)
btw Tokonya itu ada di depan Grapari Telkomsel Jalan A Yani, baju berlogo Palangka Raya tepampang, yaaa... macem baju oleh-oleh yang biasa dibeli di Pantai Pangandaran, namun hanya beda tulisan saja. Setelah memutari Toko sebrang Grapari Telkomsel ini, apa daya tetep tidak ada yang cocok.


Hopeless….


Mencoba browsing, ternyata ada penjual Toko Batik di Jalan Temanggung Tilung, letaknya sebelah kanan setelah KPD dari jalan G. Obos. Berhubung Toko Batik ini salah satu yang paling muncul waktu browsing di google, jadi langsung meluncur kesana, awalnya ragu, tapi pamannya ramah banget. Ditanya cari apa, yaaaa tanpa basa basi busuk, langsung to the poin aja yang aku cari si Kutu, si paman pun tanpa ragu menawarkan Kutubaru nya, simple cantik, itu kata yang muncul diotak ketika melihat. 

Daaaaaaaaaaan yabiasa cewe bareng Mbak Winda, bulak balik cobain baju, menimbang-nimbang pilih yang mana, dan taraaaa setelah sekitar 45menit kita memilih baju, dan pilihan kita jatuh pada pakaian pilihan pertama, awal kita masuk ke Toko ini azzzzzz kesel kadang sama cewe ini,, makanya aku sukanya sama cowo bukan sama cewe, dengan bayar menggunakan uang recehan, (notabene belum ke ATM, so so an uang pas tau nya kurang…) . Beklah sudah dapat nich … pulang …..

Masih belum puas, sepulang dari Toko Batik kami mampir Zoya dan Elzatta di Jalan A Yani, ya gitu decc cuma liat-liat aza kesanaa... ahahaha
Sambil nunggu Mbak Win kita makan batosay yang amat sangat nikmaaaaaat…huhuhu nelen ludah, nanti next time aku ceritain batosay itu apa.

Dan Alhamdulillah punya kebaya katun model KUTU BARU.. harganya murmer lagi, Cuma Rp. 90.000,- aja.




Yaaaay…