Bulan demi bulan, hari demi hari,
jam, menit bahkan detik, selalu menunggu hari itu datang. Pulang ke kampung
halaman melangkahkan kaki dengan siap dan sigap keluar dari kosan sehabis
menahan kantuk selesai sahur subuh tadi. Tak sampai 10 menit aku dan Teh Nisa
menunggu, taxi yang membawa Apri dan A Galih beserta driver menyapa ramah, ya
senyuman kedua teman aku itu berbeda, senyum menyambut pulang kampung, sangat
berseri.
Pagi itu pukul 7.18 pesawat kami
pukul 8.20, taxi kami pun membelah jalanan yang selalu lenggang dengan
kecepatan rata-rata jampir 80 KM/Jam. Hari cerah, suasana hati cerah.
Pukul 7.30 kami semua sudah stand
by mengantri check in, sangat lenggang sekali dari gerbang bandara samapai di ruang tunggu
keberangkatan, kami terlalu pagi. Apri, A Galih dan Mas Triad (yang bertemu
ditempat x-try) terlihat terkantuk-kantuk bahkan mereka... TERTIDUR, beneran tidur diruang tunggu, bisa ya tidur sambil berdiri, ya cowo sih ya memang suka kuat aja itu ngga tidur semaleman.
Gate dibuka jauh dari jam
keberangkatan, senangnya membayang kembali melihat awan dijendela pesawat
nanti..... can't wait can't wait.... so exited banget kalo udah deket jendela, selain hiburan kalo dipesawat padahal udah ada layar, seneng aja lihatnya.... menyusuri lorong Bisnis Class Garuda, selalu seneng liat ruang kelas bisnis, warna yang dominan merah senada dengan beberapa asesoris silver, LOVE IT! masuk kelas ekonomi huh, lebih nyaman dipandang, ok aku carai seat 26A..
UNPREDICTABLE!!
Sesampainya di seat 26A, ZONK! Se Zonk, zonk! Nyaa,, jendela itu datar,
tidak ada jendela disana. Kecewa hahahha ini videonya hehe..
![]() |
| muhaa maapin ya agak natural :') |
![]() |
| Selalu Gegembol Amplang Khas Palangka kalo Pulang dengan gaya HORMAT :') |
![]() |
| WAITING |
Sedih, tapi sudah lah, selalu ada
yang terlihat menarik kalo sudah menaiki pesawat kebanggaan Indonesia ini haks
haks.. puasa jadi ngga makan deh..
ngeng... BT ngga bisa liat awan... huhu
Sampai sekitar pukul 10 pagi.
Menunggu bus langganan ke Caringin, Bandung fullbook, dan available pukul 11,
menunggu satu jam bukan hal yang lama bila dihabiskan bersama… ciee hehehe
Perjalanan menghabiskan waktu 4
jam 30 menit dari Tangerang-Caringin, perjalanan yang singkat dibanding
perjalanan pada saat Libur Natal tahun lalu.
Kembali bertemu keluarga, buka
bersama, hal yang sangat amat langka untuk dua tahun terkahir ini.
berusaha keras membendung rasa haru sedih dan bahagia, but overall.. selalu bersyukur.
Aku bisa seperti ini.
Hidup itu memang pilihan, setiap
hari selalu melakukan dan memutuskan suatu hal, baik atau buruk dan tentunya
setiap pilihan itu memiliki resiko untuk hari esok.
Bersyukurlah..





No comments:
Post a Comment